Blog Agung Aritanto yang berisi cerita kehidupan, opini, review film , tips dan trik, serta kegiatan lomba blog.
Rabu, 30 September 2015
CIDAHA
Rabu, 23 September 2015
PA SABAR
![]() |
| Lambang Kampus Gue, Mantan maksudnya Sumber : http://fisip.unlam.ac.id/web/wp-content/uploads/2015/05/Logo-Unlam.png |
Selasa, 22 September 2015
BAPANDIRAN BLOG : BLOGGER GALAU HINGGA MINYAK BULUS
Kamis, 17 September 2015
PENGANTAR KORAN [ cerpen ]
Senin, 07 September 2015
ACIL WARUNG
Semenjak tidak tinggal serumah lagi dengan orang tua, banyak hal yang harus gue lakukan sendiri, sendiri dalam artian gue yang harua melakukan itu sendiri, sendiri dalam artian jomblo, jomblo dalam artian kok susah ya dapat cewe.
Urusan makan pun begitu, dulu pernah sih kepikiran buat masak sendiri, malah udah beli peralatan masak, tapi keterampilan gue hanya bisa memasak mie, sarden dan nasi goreng dari bumbu siap saji, akhirnya gue bosen dan memutuskan beli di warung aja, dan efek sampingnya pengeluaran harian membengkak.
Nah di Banjarmasin itu kebanyakan warung makan sistemnya open kitchen gitu atau minimal penyajiannya langsung dihadapan pelanggan.
Jadi sebagai pelanggan kita bisa melihat proses pembuatan atau penyajian yang di lakukan acil ( bibi ) warung hingga siap di hidangkan ke pelanggan.
kabar baiknya kita jadi dapat ilmu dan tahu proses makanan itu jadi, kalo kabar buruknya ini yang gue alami.
Setiap pagi gue langganan sama salah satu acik penjual nasi kuning, walaupun sederhana warungnya tapi lumayan bersih, pokoknya ga bikin jijik, karena beberapa warung yang gue temuin sebetulnya makanannya enak tapi terletak ditempat yang menjijikan.
Nah suatu hari ketika gue mau makan di warung langganan gue itu, ternyata tutup. Karena lapar gue inesiatif cari warung lain disekitar situ. Nemu lah gue salah satu warung yang jualannya juga sama sama nasi kuning.
Semula gue makan dengan tenang dan lancar, tapi ketika gue sedang makan itu muncul orang yang mengobrol dengan acil warungnya, dan ketika gue memandang ke arah acil warungnya, tepat di wajahnya gue langsung terpesona, eh engga maksud gue ketika gue memandang ke wajahnya, tepatnya ke mulutnya, tepatnya ke giginya, gue menemukan retakan di beberapa tempat alias ompong dan di antara retakan itu warna-warna hitam.
Hasilnya gue langsung ga karuan rasa makannya.

